NasDem Voting Tolak, Surya Balu: Apa Yang Dipikirkan Partai Ini Mainkan

Pemimpin NasDem Surya Baloh mengatakan partainya kalah dalam pemilihan umum.

Surya Baloh mengatakan dia telah meminta partainya untuk tidak dipertimbangkan karena dia menghormati hasil jajak pendapat.

“Itu bagus juga, dan saya hormati. Jadi buat apa menghitung kalau sudah tahu peluang pemilunya kecil? Anggap saja partai. Tidak dapat apa-apa. Tidak bisa PT (Minimum Presiden) Satu diantaranya,” kata Surya. Paloh duduk di sebelah NasDem Ceremony yang digelar di JCC Senayan Jakarta, Jumat (11/11/2022).

Soal strategi meningkatkan daya elektoral, Surya Baloh yakin partainya tidak akan mengungkapkannya ke publik.

“Strategi? Kalau ada strategi, kenapa kita mengatakannya? Apa tanggung jawab kita kepada lembaga penelitian? Artinya kita menghormati itu dalam pendekatan kita pada satu nilai ilmiah,'” ujarnya.

Surya Baloh juga menegaskan bahwa dia berkomitmen untuk meningkatkan kepemimpinannya di ulang tahun ke-11 NasDem.

“Di ulang tahun Nasdim yang ke-11, saya ingin mengatakan bahwa saya ingin meningkatkan kepemimpinan saya untuk memimpin partai ini sebagai nakhoda kapal ini,” katanya.

Dia berharap NasDem akan membuat lompatan besar ke depan pada pemilihan umum 2024.

Sebelumnya, Pole Matrix Indonesia baru-baru ini merilis hasil jajak pendapat tentang kemungkinan pemilihan partai politik.

Dalam jajak pendapat Polmatrix Indonesia, partisipasi pemilihan NasDem turun menjadi 3,1% setelah Anis Baswedan diumumkan sebagai calon presiden.

Di sisi lain, Partai Demokrat menunjukkan kebangkitan yang luar biasa setelah pencalonan Anis Baswedan.

Peluang Partai Demokrat untuk memenangkan pemilu naik menjadi 11,3%, berhasil mengubah posisi Grendra.

Baca Juga  Ia Mengaku Pacar Barunya Itu Bukanlah Seorang Publik Figur. Pricia Judy: Sekarang Dia Setia.